Nama : Adam Azhari
Kelas : XI TJKT 2
No Absen : 01
Tujuan
Mengetahui cara melakukan diagnosa jaringan WAN (Wide Area Network) menggunakan perangkat MikroTik, termasuk pemecahan masalah konektivitas, kecepatan, dan kualitas jaringan.
Alat dan Bahan:
- Router MikroTik (misalnya: RB750, hAP, atau model lainnya)
- Koneksi internet (ISP)
- Laptop atau komputer yang terhubung ke Router MikroTik
- Kabel Ethernet
- Winbox atau WebFig untuk mengakses MikroTik Router
Langkah-langkah:
1. Persiapan Alat dan Koneksi
- Pastikan perangkat MikroTik terhubung dengan benar ke jaringan dan dapat diakses melalui Winbox atau WebFig.
- Cek apakah perangkat sudah mendapatkan koneksi internet dari ISP, misalnya dengan menghubungkan port WAN MikroTik ke modem atau perangkat lain yang sudah terhubung ke internet.
2. Pemeriksaan Koneksi Fisik
- Periksa kabel yang menghubungkan MikroTik ke modem/ISP. Pastikan kabel dalam keadaan baik dan tidak ada kerusakan fisik.
- Pastikan port Ethernet pada router MikroTik yang terhubung ke ISP aktif dan indikator lampu LED menyala dengan baik.
3. Memeriksa IP Address dan Routing
- Akses MikroTik menggunakan Winbox atau WebFig.
- Cek konfigurasi IP Address:
- Pada Winbox, pilih menu IP > Addresses, pastikan ada IP address yang benar di interface WAN.
- Cek konfigurasi Routing:
- Pilih menu IP > Routes dan pastikan ada route default yang mengarah ke gateway ISP.
Contoh:
- IP Address interface WAN: 192.168.1.2/24
- Route default: 0.0.0.0/0 via 192.168.1.1 (gateway ISP)
4. Menguji Konektivitas Jaringan
- Gunakan Ping untuk memeriksa konektivitas dari router MikroTik ke internet.
1. Buka terminal MikroTik atau Winbox.
2. Ketik perintah berikut untuk menguji konektivitas:
ping 8.8.8.8
Jika ada respons, berarti MikroTik terhubung ke internet.
Jika tidak ada respons, pastikan routing dan gateway telah dikonfigurasi dengan benar. Anda juga dapat memeriksa status interface dengan perintah:
/interface print
untuk memastikan interface WAN aktif dan tidak ada error.
5. Mengecek Status Interface
- Di menu Interfaces, pastikan interface yang terhubung ke ISP (misalnya eth1) memiliki status "Runnning".
- Jika interface dalam status "disconnected" atau "disabled", coba restart interface tersebut atau periksa konfigurasi fisik dan kabel yang digunakan.
6. Memeriksa Bandwidth dan Latency
- Untuk memeriksa kecepatan koneksi dan bandwidth, gunakan perintah Bandwidth Test:
- Buka terminal MikroTik dan jalankan perintah:
/tool bandwidth-test 192.168.1.1
(Gantilah dengan IP dari perangkat yang terhubung jika diperlukan.)
- Perhatikan kecepatan upload dan download serta latensi yang ditampilkan.
7. Menggunakan Traceroute untuk Memetakan Rute
- Gunakan perintah Traceroute untuk memeriksa jalur yang dilalui paket data hingga mencapai server tujuan:
/tool traceroute 8.8.8.8
- Perintah ini akan menampilkan setiap hop atau titik yang dilalui oleh paket dalam perjalanan menuju IP yang dituju. Ini berguna untuk mendiagnosa apakah ada bottleneck atau masalah pada jalur tertentu.
8. Cek Penggunaan Bandwidth dengan Queue
- Untuk menganalisis pemakaian bandwidth, gunakan fitur Queue.
- Pada menu Queues, Anda bisa memonitor kecepatan download dan upload untuk setiap interface atau pengguna.
- Jika ada pengguna yang menggunakan bandwidth terlalu banyak, Anda bisa mengonfigurasi Simple Queues untuk mengatur alokasi bandwidth secara lebih efisien.
9. Memeriksa Log untuk Kesalahan
- Periksa log router MikroTik untuk mengetahui jika ada kesalahan atau peringatan terkait konektivitas WAN.
- Pada Winbox, pilih menu Log, dan periksa apakah ada error atau masalah yang tercatat di log.
- Jika ada pesan error seperti "no route to host" atau "gateway unreachable", berarti masalahnya kemungkinan ada pada konfigurasi routing atau koneksi ISP.
10. Restart Perangkat
- Jika semua langkah di atas sudah dilakukan namun koneksi WAN masih bermasalah, coba restart perangkat MikroTik dan perangkat lain yang terhubung ke ISP (misalnya modem).
- Setelah restart, ulangi tes ping dan traceroute untuk memastikan koneksi telah pulih.
Kesimpulan:
Melalui langkah-langkah di atas, Anda dapat mendiagnosis masalah yang terjadi pada koneksi WAN menggunakan perangkat MikroTik. Beberapa masalah yang sering terjadi antara lain kesalahan konfigurasi IP, routing, kabel yang tidak terhubung dengan baik, dan gangguan dari ISP. Dengan melakukan pengecekan secara sistematis, Anda dapat dengan mudah menemukan dan memperbaiki masalah konektivitas pada jaringan WAN.
Dokumentasi:
- Catat semua hasil tes yang dilakukan (ping, traceroute, bandwidth test, dll).
- Simpan log dan konfigurasi sebelum dan sesudah perbaikan dilakukan.
Komentar
Posting Komentar