Langsung ke konten utama

Rangkuman tugas Cisco

Nama : Adam Azhari Kelas : XII TJKT 2 Sekolah : SMK DWIJA BHAKTI 1 JOMBANG Pengenalan Cisco: Apa itu Cisco ? Menurut pengertiannya dari segi alat, Cisco adalah peralatan yang digunakan untuk jaringan ke area luas atau dikenal dengan Wide Area Network (WAN). Cisco router menjadi alat yang membantu informasi agar bisa diteruskan ke banyak alamat berjauhan serta jaringan komputer lain.  Tujuannya adalah bisa meneruskan paket dari antar jaringan LAN. Terdapat tabel dan protokol routing yang fungsinya mengatur lalu lintas data. Nantinya paket data akan diperiksa terlebih dahulu saat tiba di router baru diteruskan ke alamat tujuan.  Ada sebuah proses data yang sebaiknya dilakukan dengan cepat hingga akhirnya data diteruskan. Di sinilah Cisco router berfungsi dengan memanfaatkan CPU dan Central Processing Unit (CPU) dalam memproses lalu lintas data. Dilihat dari pengertiannya, maka tanpa adanya Cisco, paket data mungkin saja tidak bisa diteruskan dengan waktu cepat. Inilah yang serin...

Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan antar Autonomous System

 



Nama : Adam Azhari

Kelas : XI TJKT 2

No Absen : 01


1. Judul:

Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan antar Autonomous System (AS)

2. Latar Belakang/Penjelasan Kegiatan Praktek:

Dalam skenario jaringan yang lebih besar, jaringan sering kali terbagi menjadi beberapa Autonomous System (AS). Setiap AS bisa menjadi bagian dari internet atau jaringan privat yang dikelola secara independen. Agar data dapat berpindah antar AS, diperlukan konfigurasi routing antar AS menggunakan protokol routing eksternal seperti Border Gateway Protocol (BGP). Routing antar AS memungkinkan komunikasi antara jaringan yang dikelola oleh organisasi yang berbeda dan memastikan data dapat mencapai tujuannya dengan efisien. Konfigurasi ini sangat penting dalam infrastruktur internet global, di mana banyak jaringan besar berinteraksi satu sama lain. Kegiatan praktek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai cara mengkonfigurasi routing antar Autonomous System menggunakan BGP, serta bagaimana melakukan pengujian dan troubleshoot terhadap konfigurasi tersebut.

3. Tujuan Praktek:

  • Memahami konsep dasar routing antar Autonomous System.
  • Mempelajari cara mengkonfigurasi protokol BGP pada router.
  • Mengkonfigurasi routing antar AS menggunakan BGP.
  • Memahami pengaturan dan perbedaan BGP internal (IBGP) dan BGP eksternal (EBGP).
  • Melakukan pengujian dan troubleshooting untuk memastikan konektivitas antar AS berjalan dengan baik.

4. K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja):

  • Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD): Gunakan sepatu pelindung dan sarung tangan saat menangani perangkat keras jaringan untuk menghindari cedera atau sengatan listrik.
  • Penanganan Kabel: Pastikan kabel yang digunakan dalam keadaan baik dan tidak ada kabel yang terkelupas untuk menghindari risiko kebakaran atau sengatan listrik.
  • Pengecekan Perangkat: Pastikan perangkat dalam keadaan mati sebelum dipasang atau dihubungkan dengan kabel jaringan. Hindari menekan tombol atau port yang tidak diperlukan.
  • Penanganan Router: Pastikan perangkat router memiliki ventilasi yang baik dan tidak terlalu panas selama konfigurasi.
  • Matikan Perangkat: Pastikan perangkat dalam keadaan mati saat melakukan pengaturan fisik atau mengganti konfigurasi untuk mencegah kerusakan perangkat keras atau kebakaran.

5. Alat dan Bahan:

  • 2 atau lebih Router yang mendukung BGP (misalnya, router Cisco atau perangkat yang kompatibel dengan BGP)
  • Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) untuk koneksi antar router
  • Kabel power untuk router
  • Laptop atau PC dengan aplikasi terminal (misalnya PuTTY atau Tera Term) untuk mengakses router
  • Jaringan IP untuk konfigurasi antar router (misalnya, 192.168.x.x)
  • Buku manual router atau referensi konfigurasi BGP
  • Aplikasi traceroute atau ping untuk pengujian konektivitas

6. Langkah Kerja, Cara Kerja:

  1. Persiapan:

    • Pastikan semua perangkat dan bahan yang dibutuhkan sudah tersedia.
    • Sambungkan kabel UTP antar router untuk menghubungkan jaringan antar AS.
    • Sambungkan kabel power ke router dan hidupkan perangkat.
    • Hubungkan laptop atau PC ke router menggunakan kabel konsol atau akses SSH jika perangkat mendukung akses jarak jauh.
  2. Mengakses Router:

    • Gunakan aplikasi terminal seperti PuTTY atau Tera Term untuk mengakses router melalui port konsol.
    • Masuk ke mode privileged EXEC dengan perintah enable.
    • Masuk ke mode konfigurasi global dengan perintah configure terminal.
  3. Mengkonfigurasi BGP pada Router:

    • Tentukan Autonomous System (AS) number untuk setiap router.
      • Pada Router1, tentukan AS number yang digunakan:
        Router1(config)# router bgp 65001
        Router1(config-router)# network 192.168.1.0 mask 255.255.255.0
        Router1(config-router)# neighbor 192.168.2.2 remote-as 65002
        
      • Pada Router2, tentukan AS number yang digunakan:
        Router2(config)# router bgp 65002
        Router2(config-router)# network 192.168.2.0 mask 255.255.255.0
        Router2(config-router)# neighbor 192.168.1.1 remote-as 65001
        
  4. Mengkonfigurasi BGP pada Router untuk Koneksi antar AS:

    • Konfigurasi di atas sudah menghubungkan dua router dalam dua AS yang berbeda. Router1 (AS 65001) akan berkomunikasi dengan Router2 (AS 65002) menggunakan BGP.
    • Verifikasi status session BGP menggunakan perintah:
      Router1# show ip bgp summary
      Router2# show ip bgp summary
      
  5. Pengaturan IP Address dan Routing:

    • Pastikan setiap router memiliki IP address yang sesuai pada interface yang menghubungkan ke router lainnya. Misalnya:
      • Router1 memiliki IP address 192.168.1.1 pada interface yang terhubung ke Router2.
      • Router2 memiliki IP address 192.168.2.1 pada interface yang terhubung ke Router1.
    • Verifikasi routing table di kedua router untuk memastikan bahwa rute antar AS telah terhubung dan terpropagasi.
  6. Pengujian Konektivitas Antar AS:

    • Gunakan perintah ping untuk menguji konektivitas antar router dalam satu AS dan antar AS.
      Router1# ping 192.168.2.1
      Router2# ping 192.168.1.1
      
    • Pastikan paket dapat berjalan antara kedua router dan perangkat lain yang terhubung dalam jaringan.
    • Gunakan perintah traceroute untuk memeriksa jalur yang ditempuh data antara dua router dalam dua AS yang berbeda.
  7. Menyimpan Konfigurasi:

    • Setelah konfigurasi selesai dan pengujian berhasil, simpan konfigurasi pada kedua router:
      Router1(config)# write memory
      Router2(config)# write memory
      

7. Pengujian/Kesimpulan:

  • Pengujian: Lakukan pengujian untuk memastikan bahwa routing antar AS berjalan dengan baik. Pastikan bahwa router dalam dua AS yang berbeda dapat saling berkomunikasi menggunakan BGP, dengan cara mengirimkan ping antara perangkat yang terhubung ke masing-masing router. Gunakan perintah show ip bgp untuk melihat status sesi BGP dan rute yang dipelajari antar AS. Tes jalur data menggunakan perintah traceroute untuk memastikan paket melewati router yang sesuai.

  • Kesimpulan: Konfigurasi routing antar Autonomous System menggunakan BGP sangat penting dalam menghubungkan berbagai jaringan yang dikelola secara terpisah, seperti pada jaringan internet. Praktik ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang cara mengkonfigurasi BGP untuk memungkinkan komunikasi yang efektif antar AS. Dengan pengujian dan troubleshooting yang tepat, kita dapat memastikan bahwa konektivitas antar AS berjalan dengan optimal dan aman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

InterVLAN Routing

Nama : Adam Azhari  Kelas : XI TJKT 2 No Absen : 01 Teori Dasar : - Pengertian InterVLAN Routing InterVLAN Routing adalah proses routing yang di jalankan oleh router yang bertujuan agar masing-masing komputer pada VLAN yang berbeda bisa saling berhubungan. - Tujuan InterVLAN Routing Tujuan utama dari Routing antar Virtual LAN (VLAN) adalah meneruskan traffic dari antar VLAN artinya menhubungkan dua buah VLAN yang berbeda no ID-nya. - Metode InterVLAN Routing 1. Router on stick      suatu metode intervlan routing yang memanfaatkan 1 interface fisik, lalu dibuat menjadi beberapa interface logic, atau istilahnya sub-interface. 2. Multi layer switch Switch yang bisa bekerja di layer 2 dan layer 3.  Switch layer-2 dapat digunakan untuk memecah jaringan yang sedang berjalan ke dalam collision domain yang lebih kecil untuk meningkatkan kinerja. Switch layer-3  digunakan untuk menghubungkan jaringan-jaringan yang berbeda di dalam suatu internetwork. Cara Instalasi ...

Konfigurasi Mikrotik Hotspot Monitoring dengan Mikhmon v3

      Nama : Adam Azhari Kelas : XI TJKT 2 No Absen : 01  Topologi yang digunakan : Cara instalasi :   Cara konfigurasi : 1. Konfigurasi DHCP-Client . 2. Konfigurasi IP Address .   3. Konfigurasi Firewall NAT .     4. Konfigurasi DHCP-SERVER .     5. Konfigurasi Hotspot Setup .   6. Buat konfigurasi untuk mikhmon dengan cara System>Users . Pertama pergi ke group untuk membuat group baru setelah itu buat user baru. Konfigurasi ini dilakukan agar mikrotik dapat terbaca di Mikhmon. 7. Lalu download mikhmon seperti di gambar. 8. Lalu buka mikhmon di browser sesuai keinginan kalian, dengan mengetik ip router anda. 9. Setelah itu pilih Add Router . Untuk Session Name : Terserah , IP MikroTik : IP yang ada pada tampilan awal saat baru membuka winbox / bisa juga pakai IP eth2 yang sudah terkonfigurasi pada MikroTik, Username dan Password : Isi sesuai apa yang tadi sudah di konfigurasi di MikroTik melalui System>Users, Hostpot Nam...

Konfigurasi Mikrotik Hotspot Monitor dengan Mikhmon v4

  Nama : Adam Azhari Kelas : XI TJKT 2 No Absen : 01 Topologi yang digunakan : Cara instalasi : Cara konfigurasi : 1. Konfigurasi DHCP-CLIENT pada eth1. 2. Konfigurasi IP Address untuk eth2. 3. Konfigurasi Firewall NAT. 4. Konfigurasi DHCP-SERVER. 5. Konfigurasi Hotspot Setup. 6. Buat konfigurasi untuk mikhmon dengan cara System>Users. Pertama pergi ke group untuk membuat group baru setelah itu buat user baru. Konfigurasi ini dilakukan agar mikrotik dapat terbaca di Mikhmon. Mikhmon : 1. Buka browser cari laksa19.github.io/?Mikhmon/v4. Lalu scroll hingga ada tulisan download pilih yang paling atas Download Mikhmon V4 Beta2. 2. Setelah itu ekstrak file yang sudah di download. Lalu klik 2 kali pada MikhmonWebserver. 3. Tampilan awal mikhmon. Aktifkan Mikhmon PHP Web Server>Klik URL. 4. Tampilan awal setelah Open Mikhmon. Untuk username dan password default yaitu : Username = mikhmon Password = 1234 5. Setelah itu pilih Add Router.  Session Name : Terserah kalian  IP M...